Gejala Kanker Prostat Stadium Awal

Penting untuk setiap pria mengetahui gejala kanker prostat, utamanya stadium awal karena dengan begitu kanker prostat akan lebih mudah diobat dan disembuhkan sehingga dampak buruk akibat penyakit tersebut bisa dihindari.

Gejala Kanker Prostat

Gejala Kanker Prostat Stadium Awal Dan Stadium Akhir

Kanker prostat adalah kondisi dimana adanya pertumbuhan sel abnormal didalam kelenjar prostat yakni salah satu organ reproduksi pria yang memiliki fungsi sebagai penghasil cairan yang dapat menyuburkan dan melindungi sperma.

Cairan tersebut dihasilkan pada saat pria mengalami ejakulasi dimana cairan dikeluarkan bersamaan dengan sperma sebagai air mani.

Secara umum perkembangan dan pertumbuhan kanker proses perlahan dan tidak menyebar sehingga sebagian besar penderita tidak menyadari dirinya terkena penyakit kanker prosetat. Namun disebagian kasus kanker prostat juga dapat berkembang secara agresif sehingga tumbuh, berkembang dan menyerbar dengan cepat.

Badan kesehatan dunia mencatat ada sekitar 1,1 juta pria diseluruh dunia terdiaknosa menderita penyakit kanker prostat dan dari jumlah tersebut 307.000 berakhir dengan kematian.

Di Indonesia sendiri kanker prostat menempati urutan ke 5 sebagai jenis kanker yang banyak diderita. Umumnya kanker prostat diderita oleh pria berusia 70 hingga 79 tahun.

Diawal kemunculannya kanker prostat sering tidak menimbulkan gejala, gejala kanker prostat baru muncul jika prostat sudah membengkak dan mulai mempengaruhi uretra. Akan tetapi ada beberapa kondisi yang patut diwaspadai sebagai gejala kanker prostat stadium awal yakni :

  • Sering bolak-balik buang air kecil.
  • Aliran urin melemah, tidak seperti biasanya.
  • Sulit untuk mulai atau menghentikan aliran urin.
  • Ada darah di urin (hematuria) dan air mani.
  • Nyeri saat buang air kecil dan ejakulasi.

Tidak hanya itu, pria yang menderita penyakit kanker prostat juga bisa mengalami disfungsi ereksi (impotensi), yang ditandai dengan ketidakmampuan pria untuk mempertahankan ereksi saat berhubungan suami isteri.

Segera temui dokter guna mendapatkan kepastian penyebab dan penanganan yang tepat ketika beberapa gejala tersebut mulai anda rasakan, dengan begitu maka penyakit akan lebih mudah disembuhkan.

Sementara itu, ketika penyakit kanker prostat yang diderita sudah parah yakni menginjak stadim akhir maka gejala yang dirasakan oleh penderita akan semakin mengkhawatirkan.

Beberapa gejala kanker prostat yang umumnya muncuk ketiak sudah parah atau menginjak stadium akhir adalah sebagai berikut :

  • Nyeri hebat di bagian pinggul yang menjalar ke punggung hingga dada
  • Sulit mengontrol buang air kecil
  • Kaki dan tungkai melemah
  • Nafsu makan berkurang
  • Berat badan turun secara drastis

Penanganan dan Pengobatan Gejala Kanker Prostat

Tindakan pertama yang akan dilakukan oleh dokter ketika seseorang dicurigai terkena kanker prostat adalah melakukan serangkain tes guna mengetahui penyebab pasti serta sejauh mana tingkat keparahan penyakit yang diderta. Pemeriksaan tersebut meliputi :

  • Pemeriksaan fisik atau pemeriksaan colok dubur. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memeriksa ukuran kelenjar prostat.
  • Tes darah. Tes darah ini lebih dikenal dengan istilah tes PSA (prostate-specific antigen atau antigen khusus prostat). Tapi tes ini tidak hanya spesifik untuk mendeteksi kanker prostat karena kadar PSA juga bisa naik akibat kondisi lain seperti infeksi saluran kencing atau radang pada prostat.
  • Biopsi. Sampel jaringan prostat akan diambil untuk diperiksa di laboratorium.

Setelah diketahui penyebab dan sejauh mana keparahan penyakit yang diderita barulah dokter akan mengambil tidakan pengobatan gejala kanker prostat yakni berupa perasi pengangkatan prostat dan radioterapi. Atau penderita bisa melakukan pengobatan secara alternatif yakni dengan konsumsi obat tradisional kanker prosat utamanya jika penyakit kanker prosat yang diderita belum terlalu parah.

Demikianlah informasi tentang gejala kanker prostat ini semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda, terima kasih sudah menyimak dan jangan lupa bagikan jika anda rasa artikel ini bermanfaat.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *