Benjolan Di Belakang Telinga

Ada beberapa kondisi yang bisa menyebabkan timbulnya benjolan di belakang telinga, mulai dari penyakit ringan hingga serius, untuk itu waspadai timbulnya benjolan dibelakang telinga. Dan berikut adalah beberapa penyebabnya.

benjolan belakang telinga

Secara umum timbulnya benjolan di belakang telinga tidaklah membahayakan dan jarang berkembang menjadi sesuatu yang dapat mengancam jiwa. Bahkan benjolan tersebut bisa dengan mudah disembuhkan yakni cukup dengan minum obat medis yang diberikan dokter.

Namun pada sebagian kasus, timbulnya benjolan di sekitar telinga juga menandakan masalah kesehatan yang serius yang mana dapat membahayakan orang yang mengalaminya.

Sebagai contoh adalah infeksi HIV/AIDS yakni infeksi yang dapat merusak sistem kekebalan tubuh sehingga rentang terserang berbagai penyakit. Salah satu indikasi atau gejala infeksi ini adalah munculnya benjolan di belakang telinga.

Nah, selain itu ada beberapa kondisi medis lain yang bisa menjadi sebab timbulnya benjolan di sekitar telinga bagian belakang, yakni :

Otitis Media

Otitis Media adalah kondisi dimana terjadinya infeksi pada telinga bagian tengah sehingga menimbulkan peradangan ( bengkek dan kemerahan ) disertai penumpukan cairan di belakang gendang telinga. Hal tersebut ditandai dengan munculnya benjolan dibelakang telinga yang dapat dilihat.

Tidak hanya itu, orang yang mengalami otitis medis juga bisa merasakan beberapa gejala lainnya seperti : mengalami demam, telinga terasa sakit, gangguan pendengaran terganggu hingga keluarnya ciaran dari dalam telinga.

Penyakit otitis medis yang tidak terlalu parah dapat hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan. Namun jika gejala yang muncul tak kunjung hilang setelah beberapa hari maka sebaiknya anda menemui dokter guna mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Mastoiditis

Mastoiditis adalah kondisi dimana terjadinya peradangan akibat infeksi ditulang mastoid yakni tulang yang tepat berada dibelakang telinga.

Ketika kondisi tersebut terjadi maka biasanya akan menimbulkan benjolan yang disertai nanah, bengkak, demam dan keluarnya cairan dari dalam telinga.

Penanganan yang biasa dilakukan oleh dokter dalam menyembuhkan penyakit mastoiditis adalah pemberian obat antibiotik, obat tetes hingga pembersihan telinga secara rutin.

Ketika hal tersebut tak kunjung memberikan perubahan maka operasi mungkin perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi.

Abses

Abeses terbentuk ketika tubuh melawan bakteri atau virus penyebab infeksi di sel atau jaringan tubuh, dengan cara mengirimkan sel darah putih ketempat terjadinya infeksi misalnya di belakang telinga.

Sel darah putih, bakteri, sel, dan jaringan tubuh yang bertempur dan mati kemudian akan menumpuk dalam bentuk nanah dan mengakibatkan benjolan di belakang telinga.

Abses yang kecil biasanya bisa mengering dan hilang secara alami. Namun jika yang terbentuk abses besar maka penanganan medis diperlukan untuk menghilangkan abses tersebut.

Limfadenopati

Limfadenopati adalah kondisi dimana kelenjar getah bening mengalami pembengkakan atau yang lebih dikenal dengan istilah pembengkakan kelenjar getah bening.

Hal tersebut terjadi ketika didalam tubuh terindikasi adanya infeksi atau peradangan karena bakteri, virus, jamur hingga tumor dan kanker. Contohnya tumor rahang dan kanker kelenjar getah bening bisa menyebabkan kelenjar di sekitar leher dan belakang telinga membengkak.

Kelenjar getah bening tersebar di beberapa bagian tubuh salah satunya di belakang telinga, sehingga ketika kelenjar tersebut membengkak maka akan menimbulkan benjolan di belakang telinga.

Salah satu jenis infeksi yang dapat menimbulkan benjolan di belakang telinga adalah infeksi bakteri tuberkulosis atau tbc kelenjar.

Meskipun benjolan di belakang telinga tidak membahayakan, namun dianjurkan segera menemui dokter atau lakukan penanganan yang serius jika benjolan yang dialami memiliki kondisi sebagai berikut :

  1. Terasa sakit, kemerahan, kenyal, atau benjolan berisi cairan.
  2. Benjolan berpindah
  3. Benjolan makin membesar
  4. Muncul tiba-tiba
  5. Muncul dengan gejala lainnya

Kondisi tersebut menunjukan benjolan karena tumor sehingga perlu dilakukan penanganan yang serius yakni dengan menemui dokter.

Anda juga bisa melakukan penanganan dan pengobatan benjolan di belakang sendiri dirumah yakni dengan konsumsi obat tradisional salah satunya obat tradisional QNC GAMAT. Utamanya jika anda merasa takut jika harus menemui dokter.

QNC GAMAT > Rp.155.000/botol isi 300ml

QNC GAMAT adalah obat tradisional yang bisa menghilangkan benjolan di leher dan belakang telinga karena berbagai infeksi hingga tumor dan kanker.

Terbuat dari 100% bahan alami dengan teripang atau gamat emas sebagai komposisi utamanya sehingga sangat aman dikonsumsi karena tidak akan menimbulkan efek samping.

Didalam QNC GAMAT terkandung antiseptik alamiah yang mampu berperan sebagai antibiotik alami sehingga mampu melawan dan memusnahkan berbagaimacam jenis bakteri, virus dan jamur penyebab infeksi.

Antiseptik alamiah dalam QNC GAMAT juga bersifat antiradang sehingga mampu meringankan gejala peradangan yang terjadi akibat infeksi bakteri.

Bagi penderita benjolan di leher dan belakang telinga, konsumsi rutin QNC GAMAT 3 kali sehari 2 sendok makan sekali minum dapat membantu menyempeskan benjolan secara alami dengan cepat dan aman sehingga bebas operasi.

Informasi dan pemesanan produk QNC GAMAT silahkan hubungi kami di : 0812.1445.0888 ( TLP/SMS/WA )

Demikianlah informasi tentang penyebab benjolan di belakang telinga dan cara mengobatinya ini semoga informasi yang kami sajikan bermanfaat dan bisa membantu anda mendapatkan penanganan yang tepat.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *