Gejala Kanker Mata Pada Anak Dan Remaja

Kanker mata tidak hanya meyerang orang dewasa namun anak dan remaja juga bisa terserang penyakit ini dan berikut ini gejala kanker mata pada anak dan remaja yang umunya terjadi dan perlu diwaspadai sehingga jika saat ini anda atau orang terdekat anda terindikasi menderita gejala kanker mata maka segera lakukan tindakan dan penanganan yang serius.

Gejala Kanker Mata Pada Anak

Mengenal Gejala Kanker Mata Pada Anak Dan Remaja

Tidak hanya orang dewasa penyakit kanker mata juga bisa menyerang anak-anak bahkan kanker mata termasuk kedalam 8 jenis kanker yang banyak dialami oleh anak-anak.

Hal tersebut jelas menunjukan bahwa kanker mata merupakan penyakit yang perlu diwaspadai dan dikenali gejalanya sehingga kita dapat mendeteksi dan melakukan pengobatan kanker mata secara dini, dengan begitu maka penderita memiliki peluang sembuh lebih besar dibandingkan jika melakukan pengobatan dengan penyakit sudah sampai stadium lanjut.

Itulah sebabnya mengapa penting bagi kita utamanya anda yang sudah memiliki seorang anak untuk mengetahui dan mencari tahu akan apa saja gejala kanker mata pada anak.

Jenis kanker mata yang paling serang terjadi pada anak-anak adalah Retinoblastoma yakni kondisi dimana kanker tumbuh di lapisan retina mata yakni bagian mata yang paling sensitif atau peka terhadap cahaya.

Jika penyakit kanker mata ini tidak terdeteksi sejak dini maka bisa menimbulkan resiko kebutaan dan apabila tidak segera ditangani maka kanker mata ini akan menyebar kebagian tubuh lain sehingga dapat mengancam jiwa sipenderitanya.

Penyakit retinoblastoma lebih rentan dialami oleh anak berusia dibawah 5 tahun dan tidak terjadi pada orang dewasa hal tersebut karena sel tubuh anak berbeda dengan sel tubuh orang dewasa. Sebagaimana kanker payudara tidak akan ditemukan pada anak-anak, demikian halnya retinoblastoma pada orang dewasa. Hal tersebut merupakan pendapat dari dr. Edi Setiawan Tehuteru, Sp.A(K), MHA

Dari penyataan tersebut jelas bahwa jenis kanker mata retinoblastoma hanya menyerang anak-anak usia 5 tahun dan tidak menyerang orang dewasa.

Celakanya hingga saat ini belum diketahui apa yang menjadi sebab munculnya penyakit kanker mata pada anak, namun para ahli meyakini bahwa faktor genetik atau keturunan menjadi salah satu faktor penyebab kanker mata menyerang anak-anak. Selain itu paparan zat kimia, radiasi dan virus juga diduga bisa menyebabkan kanker mata pada anak-anak.

Gejala Kanker Mata Pada Anak

Berikut ini adalah beberapa gejala kanker mata pada anak yang perlu diwaspadai dan segera periksakan diri kepada dokter jika saat ini anak anda mengalami beberapa gejala atau indikasi sebagai berikut :

  • Mata merah atau berdarah
  • Timbul rasa nyeri pada mata
  • Kornea mata membesar sehingga mata terlihat menonjol
  • Radang pada jaringan bola mata
  • Penglihatan buram
  • Juling
  • Terdapat bintik putih pada pupil mata
  • Reflek cahaya pupil yang berwarna putih

Pada saat anda menghubungi dokter dengan gejala tersebut para tenaga medis akan melakukan deteksi secara dini dengan melakukan pemeriksaan menggunakan alat bernama oftalmoskop. Sekilas, bentuk alat tersebut mirip senter, dan digunakan untuk mengetahui keadaan retina mata.

Dengan kita mengetahui gejala kanker mata pada anak stadium awal, maka keberhasilan dan harapan anak untuk dapat sembuh dari penyakit kanker mata adalah 80% namuan pada stadium lanjut yang terlambat ditangani maka peluang untuk sembuh menipis dan harapan untuk tetap bertahan hidup hanya 25%.

Itulah sebabnya mengapa penting bagi kita mengetahui dan mencari tahu akan gejala kanker mata pada anak dengan begitu maka kita bisa melakukan penanganan dan pengobatan yang cepat sehingga hal buruk yang bisa saja terjadi bisa dihindari.

Pengobatan Kanker Mata Pada Anak

Secara medis ada 3 metode pengobatan yang umumnya dilakukan oleh dokter dalam mengatasi penyakit kanker mata pada anak yakni :

  • Operasi, jika kondisi kanker sudah masuk ketegori parah dan pengobatan lain tidak memungkinkan untuk dilakukan.
  • Kemoterapi, tindakan ini dilakukan jika tumor belum terlalu besar, tujuannya dari metode ini adalah untuk merusak sel-sel kanker dan menghentikan pertumbuhan sel kanker.
  • Radioterapi: Terapi ini memanfaatkan energi sinar X untuk menghancurkan sel-sel kanker, serta mengontrol pertumbuhannya.

Seluruh rangkaian pengobatan secara medis tersebut tidaklah murah dan mudah sehingga banyak orang yang lebih memilih pengobatan alternatif yakni dengan konsumsi obat herbal kanker mata.

Demikianlah informasi singkat tentang gejala kanker mata pada anak dan remaja ini semoga apa yang telah disampaikan bermanfaat dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda, terima kasih banyak sudah berkunjung dan menyimak artikel sederhana kami dan jangan lupa bagikan jika anda rasa artikel ini bermanfaat.

Ciri Ciri Kanker Kelenjar Getah Bening Stadium 1

Kanker kelenjar getah bening stadium 1 adalah kondisi dimana sel kanker baru tumbuh dan belum menyebar sehingga tingkat kesembuhan lebih tinggi jika segera diatasi, untuk itu penting bagi kita mengenali ciri ciri kanker kelenjar getah bening stadium 1, apa saja ciri atau gejalanya ? berikut kami berikan informasinya untuk anda !

Ciri Ciri Kanker Kelenjar Getah Bening

Ciri Ciri Kanker Kelenjar Getah Bening Stadium 1 Yang Mudah Dikenali

Kanker kelenjar getah bening adalah jenis kanker yang menyerang limfosit yakni sel darah putih yang membentuk sistem kekebalan tubuh kita sehingga menjadi salah satu bagian penting dalam sistem pertahanan tubuh manusia.

Hal tersebut karena sel-sel darah putih limfosit dalam sistem limfatik dapat membantu pembentukan antibodi guna memerangi infeksi. Namun jika sel sel limfosit dalam sistem limfatik tersebut diserang kanker maka otomatis sistem kekebalan tubuh akan menurun sehingga mudah terserang infeksi dan penyakit.

Itulah sebabnya mengapa kanker kelenjar getah bening termasuk kedalam penyakit berbahaya karena bisa menyebabkan orang yang menderitanya meregang nyawa.

Ada dua jenis kanker kelenjar getah bening yakni limfoma hodgkins dan limfoma non hodgkins. Dari kedua jenis tersebut Limfoma non-Hodgkin adalah jenis kanker kelenjar getah bening yang lebih sering ditemukan kasusnya.

Keduanya memiliki gejala yang hampir mirip namun ada hal yang membedakannya, apa saja hal tersebut ? berikut adalah ciri ciri kanker kelenjar getah bening limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin.

Ciri Ciri Kanker Kelenjar Getah Bening Stadium 1 limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin

=>> Ciri Ciri Kanker Kelenjar Getah Bening non-Hodgkin

Kanker kelenjar getah bening non-Hodgkin bisa menimbulkan beragam ciri atau tanda bahkan bisa berbeda-beda pada setiap penderitanya tergantung bagian mana yang terkena kanker. Bahkan dalam beberapa kasus jenis kanker ini tidak menimbulkan gejala sama sekali sampai akhirnya kanker sampai pada stadium lanjut.

Berikut ini adalah ciri ciri kanker kelenjar getah bening non-Hodgkin yang umumnya terjadi, yakni :

  • Timbul benjolan di leher, ketiak, atau selangkangan, yang tidak terasa sakit
  • Rasa sakit atau pembengkakan di perut
  • Merasa cepat kenyang meskipun cuman makan sedikit
  • Nyeri atau perasaan tertekan di dada
  • Sesak napas atau batuk
  • Demam
  • Penurunan berat badan yang tidak diketahui sebabnya
  • Berkeringat di malam hari
  • Kelelahan yang ekstrim
  • Kurang sel darah merah (anemia)

Segera temui dokter jika saat ini anda atau orang terdekat anda mulai merasakan beberapa ciri atau gejala tersebut sehingga hal buruk yang mungkin saja terjadi bisa dihindari, atau anda juga bisa melakukan pengobatan gejala kanker kelenjar getah bening tersebut sendiri dirumah secara alami yakni dengan konsumsi obat herbal kanker kelenjar getah bening.

=>> Ciri Ciri Kanker Kelenjar Getah Bening Hodgkin

Seseorang yang terkena penyakit kanker kelenjar getah bening hodgkin sering kali merasa sangat sehat sehingga tidak menyadari dirinya mengidap penyakit kanker tersebut. Akan tetapi ada beberapa hal yang bisa tanda atau ciri ciri kanker kelenjar getah bening hodgkin sedang berkembang dalam tubuh. Berikut adalah indikasi atau ciri-cirinya, yakni :

  • Pembesaran kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau selangkangan, tanpa merasakan sakit
  • Demam dan menggigil
  • Kelelahan yang terus-menerus
  • Penurunan berat badan yang tidak jelas penyebabnya
  • Kehilangan seleran makan
  • Gatal-gatal
  • Peningkatkan sensitivitas terhadap efek alkohol, atau terasa sakit pada kelenjar getah bening setelah minum alkohol

Jika anda merasakan atau mendapati beberapa ciri atau tanda tersebut pada orang terdekat anda maka segera bawa ke dokter untuk melakukan pemeriksaan dan pengobatan yang tepat sehingga kemungkinan tersebut yang muncul bisa dicegah.

Biasanya dokter akan melakukan beberapa langlah pemeriksaan mulai dari pemeriksaan jaringan kelenjar getah bening melalui metode eksisional biopsi ataupun insisional biopsi hingga melakukan tes darah guna mengetahui jumlah sel darah putih.

Jika hasil analisa dan pemeriksaan dokter menunjukan gejala belum terlalu parah maka besar kemungkinan untuk bisa sembuh dan sebaliknya jika penyakit yang diderita sudah masuk kategori lanjut maka sulit untuk disembuhkan.

Itulah pentingnya mengapa kita harus tahu akan tanda atau ciri ciri kanker kelenjar getah bening, disamping  untuk mencegah hal terburuk yang mungkin saja terjadi juga dengan kita mengenal tanda dan gejalanya kita bisa segera malukan tindakan pengobatan jika mengalaminya.

Demikianlah informasi singkat tentang ciri ciri kanker kelenjar getah bening stadium 1 ini semoga apa yang telah disampaikan bermanfaat dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda, terima kasih banyak sudah berkunjung dan menyimak halaman ini dan salam sehat. Jangan lupa bagikan jika anda rasa artikel ini bermanfaat.

Ciri Kanker Pankreas Stadium Akhir

Stadium akhir adalah stadium paling parah dari penyakit kanker termasuk penyakit kanker pankreas, dimana pada fase ini kecil kemungkinan untuk bisa disembuhkan untuk itu penting bagi kita mewaspadai gejala atau ciri kanker pankreas stadium akhir, apa saja gejalanya berikut kami berikan informasinya untuk anda silahkan disimak.

Ciri Kanker Pankreas Stadium Akhir

Ciri Kanker Pankreas Stadium Akhir

Kanker pankreas adalah kondisi dimana adanya pertumbuhan sel tak terkendali di organ pankreas yakni sebuah kelenjar besar yang merupakan bagian dari sistem pencernaan kita memiliki panjang 15cm. Fungsi dari kelenjar pankreas sendiri adalah sebagai penghasil hormon dan enzim untuk menghancurkan makanan dalam perut yang setiap hari kita konsumsi.

Contoh enzim yang dihasilkan kelenjar pankreas yang disalurkan melalui salurannya sendiri-sendiri : kelenjar air liur, kelenjar keringat, kelenjar air susu ibu, kelenjar lendir, kelenjar sebasea (minyak), dan kelenjar air mata. Enzim yang dihasilkan tersebut memiliki fungsi masing-masing.

Sementara itu hormon yang dihasilkan pakreas adalah hormon insulin yang berguna untuk mengikat glukosa dari darah untuk dibawa ke beberapa jaringan di dalam tubuh agar bisa digunakan sebagai energi.

Hormon insulin ini juga penting bagi hati, karena membantu hati menyerap glukosa dan menyimpannya sebagai glikogen yang akan digunakan jika tubuh membutuhkan energi ekstra.

Ketika organ pankreas mengalami gangguan maka otomatis akan kehilangan fungsi dan kemampuan akibatnya bisa menimbulkan gangguan kesehatan berupa diare, penurunan berat badan, dan terkena penyakit diabetes.

Nah salah satu penyakit yang bisa menyebabkan fungsi dari kelenjar pankreas terganggu bahkan bisa menghancurkan organ tersebut adalah kanker pankreas.

Kanker pankreas bisa terjadi atau dialami oleh pria maupun wanita dan cenderung dialami atau menyerang orang bersusia lanjut yakni diatas 75 tahun.

Celakanya diawal mula perkembangannya kanker prankreas tergolong penyakit yang tidak menunjukan gejala sehingga sulit untu dideteksi. Gejala kanker pankreas baru muncul atau dirasakan oleh penderita jika sudah berkembang lebih lanjut.

Ciri Kanker Pankreas Stadium Akhir

Ciri kanker pankreas stadium lanjut tergantung bagian pankreas mana yang terkena kanker mengingat pankreas memiliki dua jenis jaringan kelenjar yakni pertama kelenjar yang menghasilkan enzim dan kedua kelenjar yang menghasilkan hormon.

Dari kedua jenis kelenjar tersebut, kelenjat penghasil enzim adalah bagian yang paling sering terkena penyakit kanker dengan indikasi atau gejala yang timbul berupa : penyakit kuning, kehilangan berat badan, dan nyeri punggung atau nyeri perut.

Selain beberapa gejala tersebut, penderita kanker pankreas juga bisa mengalami beberapa gejala sebagai berikut :

  • Diabetes
  • Demam dan menggigil
  • Gatal
  • Darah mudah menggumpal
  • Mual dan muntah
  • Gangguan pencernaan
  • Perubahan pola buang air besar
  • Hilangnya selera makan

Sementara itu jika penyakit kanker pankreas sudah sampai pada stadium akhir yakni stadium paling parah dimana pada stadium ini angka kesembuhan kecil gejala atau ciri kanker pankreas yang muncul adalah berupa :

1) Badan Semakin Kurus

Penderita kanker pankreas stadium akhir akan memiliki fisik kurus, hal tersebut terjadi akibat dari kurangnya asupan vitamin A dan B sehingga nafsu makan pun terus menurun dan penderita akan mengalami masalah tidur yang berat.

2) Gangguan Pencernaan Extrime

Selanjutnya jika penyakit kanker pankreas yang diderita sudah stadium akhir maka penderita akan mengalami gangguan pencernaan yang sangat berbahaya yakni berupa pendarahan gastroinstestinal dan gangguan pencernaan lain yang mengancam jiwa.

3) Mengalami Gangguan Saraf

Penderita kanker pankreas juga bisa mengalami gangguan saraf, mengingat pankreas terhubung dengan sistem saraf tubuh, sehingga jika pertumbuhan sel kanker mencapai stadium akhir tidak dapat dipungkiri berdampak pada terjadinya gangguan sistem saraf.

4) Tubuh Menguning

Ketika kanker pakreas sudah sampai pada tahap stadium akhir maka bisa menyebabkan hati mengalami kerusakan dan kehilangan fungsinya. Hal tersebut ditandai dengan menguningnya seluruh tubuh mulai dari mata, kuku dan kuku.

5) Nyeri Perut Hebat

Penderita kanker prankeas dengan stadium akhirnya bisa mengalami nyeri perut hebat yang tak tertahankan sehingga penderita terlihat sangat menderita.

Itulah beberapa gejala atau ciri kanker pankreas setadium lanjut dan stadium akhir yang perlu diketahui, dan apabila saat ini anda atau orang terdekat anda mengalami beberapa gejala tersebut maka segera lakukan penanganan dan pengobatan yang serius agar dampak buruk akibat penyakit pankreas bisa dihindari. ( Baca : Obat Kanker Pankreas Alami )

Semoga informasi seputar gejala kanker pankreas yang telah kami sampaikan bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda, terima kasih banyak sudah berkunjung dan menyimak artikel sederhana kami dan jangan lupa bagikan jika anda rasa bermanfaat.

Gejala Kanker Tulang Belakang Stadium Awal

Meskipun jarang ditemukan kasusnya, kanker tulang masuk kedalam jajaran top kanker yakni jenis penyakit yang bisa membuat orang yang mengalami menderita, untuk itu penting bagi kita mengenal ciri atau gejala kanker tulang karena dengan begitu kita bisa segera melakukan penanganan dan pengobatan sehingga hal paling buruk yang bisa terjadi akibat penyakit kanker tulang bisa dihindari.

Gejala Kanker Tulang Belakang

Gejala Kanker Tulang Stadium Awal

Kanker tulang adalah kondisi dimana adanya pertumbuhan dan perkembangan sel abnormal dalam tulang yang mengakibatkan fungsi dan kemampuan tulang terganggu. Semua tulang dalam tubuh kita bisa terserng kanker akan tetapi kasus yang paling sering terjadi kanker tulang menyerang tulang kaki dan lengan.

Apabila kanker sudah sangat ganas maka bisa menyebar atau menyerang tulang bagian belakang bahkan bisa menghancurkannya, jika sudah seperti itu maka akan membuat orang yang menderitanya tak berdaya.

Sebab dari munculnya penyakit kanker tulang belum diketahui secara pasti, akan tetapi sebagian para ahli kesehatan berpedapat bahwa ada beberapa hal yang bisa menjadi faktor pemicu timbulnya penyakit kanker tulang, yakni :

  • Paparan radiasi tinggi seperti radioterapi
  • Memiliki riwayat penyakit kanker seperti kanker mata
  • Menderita sindroma Li-Fraumeni, sebuah kondisi genetika yang langka.
  • Menderita penyakit Paget, yaitu suatu kondisi yang dapat menyebabkan melemahnya tulang.
  • Menderita penyakit hernia umbilitikus sejak lahir.

Berdasarkan awal mula perkembangan dan pertumbuhal sel kanker, kanker tulang terbagi kedalam beberapa jenis, yakni :

  1. Osteosarcoma : sel kanker mulai tumbuh di ujung tulang panjang dan sedang aktif mengalami pertumbuhan.
  2. Chondrosarcoma : sel kanker berkembang didalam sel tulang rawan
  3. Sarkoma Ewing’s : sel kanker tumbuh dan berkembang di jaringan saraf pada sum-sum tulang belakang
  4. Tumor Sel Raksasa pada Tulang : sel kanker berkembang dan tumbuh di kaki ( dekat lutut )
  5. Chordoma : sel kanker tumbuh di tulang tengkorak dan tulang belakang

Gejala Kanker Tulang

Berikut ini adalah beberapa tanda atau gejala kanker tulang yang umumnya dialami oleh penderita kanker tulang, yakni :

  • Muncul nyeri terus menerus didaerah yang terkena kanker dan nyeri akan semakin meningkat jika digerkaan.
  • Pembengkakan, daerah tulang yang terkena kanker akan membesar karena membengkak berwarna kemerahan.
  • Tulang menjadi rapuh dan lemah sehingga mudah mengalami patah tulang

Selain itu, ada beberapa gejala lain yang bisa menyertai berupa rasa kebas dan mati rasa, muncul benjolan pada tulang, tubuh terasa lelah, penurunan berat badan, demam di atas suhu 38° C, dan berkeringat terutama pada malam hari.

Sementara itu jika sel kanker sudah menyebar dan menyerang tulang bagian belakang maka gejala kanker tulang yang muncul akan berbeda, dimana keluhan atau gejala yang muncul adalah berupa :

1) Timbul Nyeri Dileher atau Punggung

Jika sel kanker sudah menyerang tulang bagian belakang maka penderita akan mengalami nyeri leher atau punggung dimana rasa nyeri akan timbul terus menerus dan disertai gejala lainnya serta nyeri bisa menyebar kebagian tubuh lainnya.

2) Tubuh Lemah

Ketika sel kanker sudah menyerang bagian tulang belakang maka bisa menyebabkan tubuh menjadi lemah, hal tersebut sebagai akibat dari tertekannya saraf serta adanya gangguan pada impuls tulang belakang.

Saking lemahnya hanya untuk berjalan membawah, meraih sesuatu dan berpeganganpun menjadi sulit atau tidak bisa.

3) Kepekaan Berkurang

Karena sumsum tulang belakang adalah saraf pusat maka ketika mengalami gangguan bisa menyebabkan berkurangnya sensasi sentuhan sehingga orang yang mengalaminya tidak mampu melagi merasakan panas atau dingin.

4) Tidak Mampu Menahan Air Kencing ( Inkontinensia )

Tertekannya saraf pada bagian sumsum tulang belakang tidak hanya bisa menyebabkan kelemahan dan keperkaan menjadi berkurang tetapi juga bisa menyebabkan seseorang kehilangan kontrol kandung kemih atau usus.

5) Kelumpuhan

Jika sel kanker semakin berkembang dan menyebabkan kerusakan tulang belakang bahkan sampai menghancurkannya maka penderita bisa mengalami kelumpuhan.

Tergantung seberapa parah kanker yang diderita kelumpuhan dapat diisolasi untuk satu anggota badan. Karena ukuran dan lokasi pertumbuhan menentukan jumlah kelumpuhan, karena kanker bisa sampai ke titik di mana saraf tampaknya putus atau lesi telah terbentuk pada saraf itu sendiri.

Itulah beberapa gejala kanker tulang yang biasa muncul dan umumnya dialami oleh penderita penyakit kanker tulang, jika saat ini anda atau orang terdekat anda mengalami beberapa keluhan gejala kanker tulang diatas maka segera lakukan langkah penanganan dan pengobatan yang cepat dan tepat sehingga hal paling buruk yang bisa terjadi akibat penyakit kanker tulang bisa hindari dan dicegah.

Salah satunya ialah anda bisa melakukan pengobatan secara alternatif yaitu dengan rutin konsumsi obat tradisional kanker tulang.

Semoga apa yang telah disampaikan bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan anda, terima kasih banyak sudah berkunjung dan menyimak artikel sederhana kami dan salam sehat.

Gejala Kanker Nasofaring Stadium Awal

Semua jenis kanker jika mampu dikenali gejala awalnya maka akan lebih mudah diobati dan disembuhkan tanpa terkecuali penyakit kanker nasofaring, lalu apa saja gejala kanker nasofaring stadium awal ? berikut kami berikan informasinya untuk anda silahkan disimak.

Gejala Kanker Nasofaring

Gejala Kanker Nasofaring Stadium Awal

Kanker nasofaring memang tidak sepopuler jenis kanker lainnya akan tetapi memiliki tingkat bahaya yang sama yakni bisa menyebabkan kematian jika tidak diatasi dengan serius.

Kanker ini menyerang dan berkembang di nasofaring yakni bagian dari sistem pernapasan yakni hidung bagian dalam atau belakang hingga tenggorokan.

Hingga kini yang menjadi penyebab pasti akan timbulnya penyakit kanker nasofaring belum diketahui, akan tetapi kanker ini erat kaitannya dengan virus Epstein-Barr (EBV). Namun bukan berarti orang yang terkena virus ini akan terkena penyakit kanker nasofaring.

Virus Epstein-Barr merupakan keturunan virus herpes, yang mana virus ini tersebar bebas di udara yang kita hirup setiap saat, namun saat berada di nasofaring virus tersebut tidak akan aktif selama tidak ada yang memicunya.

Selain itu, ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan resiko terkena penyakit kanker nasofaring, yakni :

  • Laki-laki
  • Usia di bawah 55 tahun
  • Sering makan makanan yang asin
  • Memiliki riwayat keluarga kanker nasofaring
  • Perokok
  • Peminum Alkohol
  • Terpapar debu atau bahan kimia yang mengandung formaldehid

Gejala Kanker Nasofaring Stadium Awal

Kanker nasofaring merupakan jenis kanker yang tidak menimbulkan gejala khusus pada awal mula kemunculannya sehingga cukup sulit untuk dapat mendeteksinya, mengingat gejala yang muncul hampir mirip dengan gejala flu biasa.

Hal tersebutlah yang menyulitkan kita membedakan mana gejala kanker nasofaring dan mana gejala flu biasa.

Namun, meski begitu ada beberapa kondisi yang patut kita waspadai sebagai gejala kanker nasofaring, yakni :

1. Hidung Tersumbat

Ketika sel kanker mulai menggerogoti nasofaring maka bisa menyebabkan hidung sering tersumbat, namun bukan berarti setiap hidung tersumbat karena kanker bisa juga karena flu dan penyakit sinusitis.

Namun jika hidung sering tersumbat dalam kurun waktu yang cukup lama maka sebaiknya anda mewaspadainya mengingat hidung terseumbat akibat flu biasanya akan hilang dalam beberapa hari saja.

2. Benjolan Di Hidung Dan Leher

Tumbuhnya kanker di nasofaring juga bisa menimbulkan benjolan di hidung atau dileher atau bahkan keduanya, dimana benjolan mulanya kecil namun lama kelamaan bisa membesar dan menghambat pernapasan.

Untuk itu jika anda rasa ada sesuatu yang berbeda saat anda meraba hidung yakni berupa benjolan yang diikuti dengan hidung tersebut maka sebaiknya segera temui dokter.

3. Sulit Bernapas

Ketika benjolan sudah membesar maka dapat menghambat saluran pernapasaan akibatnya seseorang yang terkena penyakit kanker nasofaring bisa mengalami kesulitan benapas.

4. Mimisan

Secara umum mimisan terjadi ketika tubuh terlalu lelah atau udara disekitar kita terlalu panas, hal tersebut muncul akibat dari pecahnya pembuluh darah di hidung.

Namun mimisan biasanya hany terjadi selang beberapa saat saja, lain halnya jika mimisan karena gejala kanker nasofaring, mimisan akan sulit berhenti dan terjadi dalam intensitas tinggi.

5. Sakit Kepala

Sebagian penderita kanker nasofaring ada yang mengalami sering merasakan pusing atau nyeri kepala, namun sakit kepala juga bisa mengindikasi berbagai penyakit dalam tubuh jadi tidak semua sakit kepala karena kanker nasofaring.

6. Gangguan Pendengaran

Seseorang yang terkena penyakit kanker nasofaring juga bisa mengalami gangguan pendengaran berupa menurunnya pendengaran hingga telinga sering berdenging. Hal tersebut terjadi akibat munculnya benjolan yang menutup dan menekan organ dalam telinga.

7. Tenggorokan Sakit

Keluhan yang mesti diwaspadai sebagai gejala kanker nasofaring adalah timbulnya nyeri atau sakit di tenggorokan yang tak kunjung hilang atau sembuh. Bahkan jika kanker sudah parah maka bisa mengakibatkan penderita sulit menelan dan bicara.

Jika anda mengalami atau meraskan beberapa keluhan diatas maka sebaiknya segera periksakan diri kepada dokter guna mendapatkan kepastian tentang penyakit yang anda derita, sehingga hal buruk yang mungkin terjadi bisa dihindari dan dicegah.

Dan bagi anda yang ingin terhindar dari penyakit kanker nasofaring maka berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dan mesti anda lakukan, yakni :

  1. Kurangi konsumsi makanan yang diawetkan
  2. Berhenti merokok
  3. Hindari penggunaan dupa
  4. Gunakan maske untuk pekerjaan tertentu
  5. Lakukan hidup sehat

Itulah beberapa indikasi atau gejala medis yang mesti diwaspadai sebagai gejala kanker nasofaring sehingga ganas penyakit kanker nasofaring bisa dicegah dan dihindari, semoga ulasan yang kami sampaikan bisa bermanfaat dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda, terima kasih banyak sudah menyimak dan jangan lupa bagikan jika anda rasa artikel ini bermanfaat.

Ciri Ciri Kanker Lambung Stadium Awal

Saat ini kanker lambung menjadi salah satu jenis kanker yang angka kematianya terus bertambah karena hampir sebagian besar penderita tidak mengenali tanda atau ciri ciri kanker lambung terlebih kanker lambung memiliki gejala yang hampir mirip dengan penyakit maag.

Padahal jika kanker lambung bisa dideteksi sedini mungkin maka persentase kesembuhan penyakit bisa lebih tinggi atau dengan kata lain penyakit kanker lambung bisa lebih mudah disembukan, untuk itu sangat penting bagi kita mengetahui dan mencari tahu tentang ciri ciri kanker lambung stadium awal.

Ciri Ciri Kanker Lambung

Ciri Ciri Kanker Lambung Stadium Awal

Kanker lambung ( Gastric Cancer ) adalah kondisi dimana adanya perkembang sel abnormal didalam lambung tepatnya pada lapisan dalam lambung yang memproduksi lendir ( mukus ).

Penyakit ini bisa menyerang atau diidap oleh setiap orang dengan segala usia, akan tetapi sebagian besar kasusnya ditemukan pada seseorang yang memiliki usia diatas 55 tahun.

Seperti jenis kanker lainnya, kanker lambung juga berbahaya dan bisa menyebabkan orang yang mengalaminya merasakan sakit yang menyiksan hingga meregang nyawa.

Hal tersebutlah yang menjadi alasan mengapa sangat penting bagi kita untuk bisa mendeteksi penyakit kanker lambung yakni dengan cara mengenali tanda atau ciri ciri kanker lambung.

Hingga saat ini penyebab pasti akan timbulnya penyakit lambung belum diketahui secara pasti, akan tetapi ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan resiko kanker lambung, yaitu :

  • Merokok
  • Sering konsumsi daging asap, garam, ikan asin, acar serta makanan yang mengandung aflatoksin (racun dari jamur)
  • Menderita penyakit lambung seperti tukak lambung dan maag yang sudah parah
  • Menderita penyakit infeksi lambung yang sudah lama
  • Menderita anemia pernusiosa akibat kekurangan vitamin B12
  • Menderita polip lambung
  • Pernah menjalani operasi lambung
  • Menderita kanker lain yang menyerbar hingga lambung

Berdasarkan tahapan perkembangnya, kanker lambung terbagi kedalam 4 jenis, yakni :

  • Stadium 1. Kanker berada pada jaringan di dalam lambung dan menyebar ke kelenjar getah bening sekitarnya.
  • Stadium 2. Kanker tumbuh dalam lapisan otot dinding lambung dan menyebar semakin banyak ke kelenjar getah bening.
  • Stadium 3. Seluruh lapisan lambung sudah digerogoti kanker atau banyak pertumbuhan kanker kecil yang menyebar luas ke kelenjar getah bening.
  • Stadium 4. Penyebaran kanker lambung pada tahap ini sudah semakin parah dan mencapai organ tubuh yang jauh.

Ketika kanker lambung yang diderita sudah sampai pada stadium 4 maka kecil kemungkinan untuk bisa disembuhkan, untuk itu sangat penting bagi kita semua untuk segera melakukan tindakan penanganan dan pengobatan yang serius jika terindikasi menderita atau mengalami gejala atau ciri ciri kanker lambung stadium awal.

Ciri Ciri Kanker Lambung Stadium Awal

Diawal kemunculannya kanker lambung memiliki gejala yang cukup sulit dibedakan dengan penyakit lambung biasa seperti maag dan asam lambung naik. Untuk itu kita harus waspada dan jeli dalam membedakan mana penyakit lambung biasa dan mana penyakit kanker lambung.

Berikut ini adalah beberapa tanda atau ciri ciri kanker lambung stadium awal yang harus diwaspadai, yakni :

  1. Kembung dan sering bersendawa
  2. Perut terasa mulas atau sakit
  3. Nyeri pada tulang dada
  4. Nyeri ulu hati
  5. Cepat kenyang saat makan
  6. Mual
  7. Muntah
  8. Sulit menelan makanan
  9. Gangguan pencernaan yang sering kumat
  10. Merasa lelah

Sementara itu jika penyakit kanker lambung sudah parah atau sudah masuk stadium 4 makan gejala yang muncul berbeda, yakni berupa :

  • Muntah darah
  • Anemia
  • Sakit kuning
  • Hilang nafsu makan
  • Tinja berwarna hitam atau terdapat darah pada tinja
  • Tubuh terasa lelah
  • Penurunan berat badan
  • Pembengkakan pada perut karena penumpukan cairan

Segera temui dokter guna mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat jika beberapa indikasi atau gejala kanker lambung diatas anda atau orang terdekat anda rasakan, dengan begitu maka hal buruk yang bisa terjadi akibat kanker lambung bisa dihindari.

Kesimpulan

Ketika kanker lambung dapat terdeteksi lebih awal maka akan lebih mudah diobati dan disembuhkan sehingga penting bagi kita untuk mengetahui ciri ciri kanker lambung stadium awal. Selain itu kita juga harus lebih peka terhadap kondisi tubuh yang beberikan sinyal ketika fungsi dari organ didalam tubuh kita terganggu.

Ketika kita tidak peka terhadap signal yang diberikan oleh tubuh, justru bisa mendorong kita mengalami hal-hal terburuk yang dapat mengancam jiwa. Jadi jangan pernah anggap sepele gejala atau keluhan yang dirasakan oleh tubuh, karena jika dibiarkan akan mengancam nyawa kita layaknya bom waktu.

Demikianlah informasi tentang ciri ciri kanker lambung stadium awal ini semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda, terima kasih banyak sudah menyimak dan jangan lupa bagikan.

Ciri Ciri Kanker Hati Stadium Akhir

Stadium akhir adalah kondisi dimana penyakit kanker hati yang diderita sudah semakin parah sehingga sulit untuk disembuhkan, dan berikut ini adalah beberapa gejala atau ciri ciri kanker hati stadium akhir yang umunya muncul dan terjadi.

Ciri Ciri Kanker Hati Stadium Akhir

Ciri Ciri Kanker Hati Stadium Akhir

Kanker hati adalah penyakit mematikan yang cukup banyak ditemukan di indonesia dimana setidaknya ada sebanyak 30.000 kasus ditemukan setiap tahunnya.

Didunia penyakit kanker hati ( hepatoma ) juga termasuk kedalam 5 besar penyakit yang banyak diderita, khusunya pada mereka yang terinfeksi virus hepatitis B dan C.

Berdasarkan asal muasalnya, kanker hati terbagi kedalam dua jenis yakni pertama kanker hati primer ( Hepatocellular ) yakni kanker hati yang bermula dari hati dan berakibat fatal dan kedua kanker hati sekunder atau Metastesis yang berawal dari organ lain dan menyebar ke organ hati.

Celakanya penyakit kanker hati termasuk kedalam jenis penyakit yang tidak menimbulkan gejala khusus diawal kemunculannya sehingga kebanyakan penderita baru menemui dokter dengan gejala stadium lanjut dimana penyakit sudah semakin parah sehingga peluang untuk sembuh dari penyakit ini lebih kecil.

Berikut ini adalah beberapa gejala atai ciri ciri kanker hati stadium akhir yang umumnya terjadi, yakni :

1.Nyeri Akut Pada Perut

Seseorang yang menderita kanker hati stadium akhir akan merasakan nyeri luar biasa di bagian perut hingga menjalar ke punggung bawah bagian belakang. Akibat nyeri luar biasa tersebut penderita akan kesulitan untuk duduk atau berdiri.

Bahkan saat berbaring pun penderita akan tetapi merasakan nyeri namun akan lebih ringan, namun ada kalanya nyeri yang dirasakan akan semakin berat.

2.Ascites

Ascites adalah kondisi dimana terjadinya penumpukan cairan di rongga peritoneal sehingga mengakibatkan penderita mengalami perut membesar, teras berat dan nafsu makan berkurang.

Namun Ascites tidak selalu menunjukan gejala penyakit kanker, ada kondisi medis lain yang bisa menyebabkan kondisi tersebut seperti gagal jantung, ginjal dan TBC

3.Berat Badan Turun Drastis

Akibat nafsu makan berkurang serta sel kanker yang sudah menyebar dan bersarang di berbagai organ sehingga fungsi dari organ tersebut berkurang maka penderita kanker hati bisa mengalami penurunan berat badan secara drastis.

5.Penyakit Kuning

Penyakit kuning bisa dibilang sebagai gejala khas dari gangguan hati mulai dari hepatitis b hingga kanker hati dimana kodisi tersebut menyebabkan bagian tubuh yang berwarna putih berubah menjadi kekuning-kuningan seperti mata, kuku dan kulit.

6.Alergi Kulit

Ciri ciri kanker hati stadium akhir selanjutnya adalah penderita mengalami alergi kulit sehingga merasakan gatal yang teramat sangat di seluruh tubuh. Rasa gatal tersebut muncul akibat hepatitis yang semakin meningkat dan menyerang bersamaan dengan penyakit kuning yang timbul.

7. Selalu Letih

Selanjutnya penderita kanker hati akan selalu merasa kelelahan dan letih padahal tidak sedang melakukan aktivitas berat. Hal tersebut muncul akibat dari kanker sudah menyebar luar ke organ tubuh lainnya.

Bahkan melakukan aktivitas sedikit saja penderita akan merasakan mual dan pusing hingga mengalami pingsan.

8.Urine Berwarna Gelap

Orang yang terkena penyakit kanker hati stadium akhir juga akan mengeluarkan urine cenderung berwarna gelap yang menandakan bahwa sel kanker sudah menyebar ke organ lain di dekat hati yakni ginjal.

Jika penyakit kanker hati yang diderita sudah sampai pada tahap stadium lanjut yang ditandai dengan munculnya ciri ciri kanker hati stadium akhir tersebut maka penanganan yang dilakukan oleh dokter hanya bertujuan untuk meringankan nyeri yang timbul tanpa mengobatinya karena sulit untuk disembuhkan.

Demikianlah informasi tentang ciri ciri kanker hati stadium akhir ini semoga bermanfaat dan bisa menambah wawasan anda, salam sehat !

Penyebab Kanker Prostat Pada Usia Muda

Kanker prostat adalah penyakit yang harus diwaspadai oleh semua pria termasuk yang muda, maka dari itu penting bagi anda mengetahui gejala kanker prostat termasuk penyebab kanker prostat pada usia muda. Dan berikut ini kami berikan informasinya untuk anda silahkan disimak !

Penyebab Kanker Prostat Pada Usia Muda

Penyebab Kanker Prostat Pada Usia Muda

Salah satu gangguan kesehatan yang sering terjadi pada pria yag sudah berumur adalah kanker prostat yakni kanker yang menyerang dan tumbuh pada kelanjar prostat.

Namun, kanker prostat juga bisa terjadi pada pria muda untuk itu diharapkan semua pria dengan berbagai latar usia untuk senantiasa mewaspadai penyakit kanker prostat ini yakni dengan cara mengetahui dan mencari tahu seputar penyakit ini yakni gejala kanker prosatat dan penyebab kanker prostat, karena itu merupakan cara pencegahan yang paling utama.

Kelenjar Prostat

Prostat adalah kelenjar berukuran kecil yang termasuk kedalam sistem reproduksi pria, terletak di bawah kandung kemih sebagai penampung air seni tepat di depan rektum atau tempat penampungan kotoran dari usus.

Fungsi dari kelenjar prostat ini adalah sebagai penghasil cairan yang akan melindungi sperm4 dan juga sebagau bahan pembuat air mani pada laki-laki. Cairan kelenjar prostat ini biasanya akan dikeluarkan pada saat pria mengalami ejakulasi.

Ketika kelenjar prostat mengalami gangguan maka otomatis fungsi dari kelenjar prostat tersebut akan terganggu sehingga memunculkan berbagai keluhan atau gejala pada penderitanya.

Penyebab Kanker Prostat

Beberapa contoh gangguan pada prostat adalah peradangan prostat ( prostatits ) yang menyebabkan prostat membengkak atau membesar dan kanker prostat yakni kondisi dimana adanya pertumbuhan sel yang tak mampu dikontrol oleh tubuh ( abnormal ).

Dari kedua jenis tersebut, kanker prostat adalah gangguan prostat yang perlu diperhatikan karena bisa menyebabkan kematian.

Secara umum kanker prostat lebih sering ditemukan kasusnya pada pria dengan usia diatas 40 tahun mengingat usia tersebut adalah usia yang sudah tidak prima lagi sehingga mudah terserang berbagai gangguan kesehatan.

Akan tetapi walaupun demikian seperti yang telah kami sebutkan sebelumya bahwa kanker prostat juga bisa terjadi pada di usia muda.

Bahkan hasil sebuah study yang dilakukan di Universitas Michigan Comprehensive Cancer Center menyebutkan bahwa saat ini telah terjadi peningkatan kasus kanker prostat pada pria muda yang mencapai 6 kali lipat dan juga tipe kanker prostat ini lebih agresif pada usia muda.

Hal tersebut jelas membuktikan bahwa saat ini kanker prostat tidak hanya terjadi pada pria usia udzur tapi juga bisa menyerang pria muda.

Dan berikut ini adalah beberapa hal yang menjadi penyebab kanker prostat pada usia muda, yakni :

  1. Riwayat keluarga yang pernah menderita penyakit kanker prostat 3 kali lebih besar menurunkan kanker prostat.
  2. Kegemukan dapat menjadi salah satu faktor terjadinya kanker prostat pada usia muda. Hal ini kerena berbagai macam hal.
  3. Makanan tertentu dapat meningkatkan resiko terserang penyakit kanker prostat. Contoh dari makanan yang tidak sehat adalah ayam goreng, kentang goreng, ikan goreng, dan donat. Jika makanan tersebut dikonsumsi seminggu sekali, ia akan menyumbang akan adanya kanker prostat pada usia muda. Ini berdasarkan penelitian dari Janet L. Standford, PhD dari Hutchinson Center.
  4. Hubungan i*t*m yang terlalu sering di usia 20 sampai 30 tahun akan memiliki resiko kanker prostat dua kali lipat. Bahkan ada juga penelitian yang menunjukan bahwa jika laki-laki sering onani, maka ia juga akan memiliki resiko terserang kanker dikemudian hari.

Nah itulah beberapa penyebab kanker prostat pada usia muda, jika saat ini anda memiliki resiko tinggi terkena penyakit kanker prostat maka penting bagi anda untuk rutin melakukan pemeriksaan dan melakukan upaya pencegahan penyakit kanker prostat.

Cara Mencegah Kanker Prostat

Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa anda lakukan sebagai salah satu upaya pencegahan kanker prostat, yakni :

  • Perbanyak minum air putih
  • Minum jus buah delima
  • Minum jus tomat ( paling direkomendasikan )
  • Perbanyak makan sayuran dan buah buahan
  • Perkaya dengan makanan kaya Zinc
  • Konsumsi makanan kaya vitamin D dan E
  • Kurangi makanan yang mengandung kolestrol
  • Kurangi makanan yang mengandung lemak
  • Berhenti konsumsi alcohol
  • Rutin berolahraga
  • Konsumsi obat herbal kanker prostat

Demikianlah informasi singkat tentang penyebab kanker prostat pada usia muda dan pencegahannya ini semoga apa yang telah kami sampaikan bermanfaat serta bisa menjawab rasa ingin tahu anda, terima kasih kami ucapkan telah berkunjung dan menyimak artikel sederhana dan jangan lupa bagikan jika anda rasa tulisan ini bermanfaat.

Gejala Kanker Hati Stadium Awal

Kanker hati adalah penyakit mematikan karena bisa menyebabkan kematian, untuk itu penting bagi kita untuk mengetahui dan mencari tahu tentang gejala kanker hati stadium awal dengan kita mampu mendeteksi gejala awal maka hal buruk yang bisa terjadi bisa dihindari serta pengobatan kanker hati yang dijalankan akan lebih mudah, dengan begitu maka peluang untuk sembuh lebih besar.

Gejala Kanker Hati

Gejala Kanker Hati Stadium Awal

Hati adalah salah satu organ dalam tubuh yang memiliki peranan penting karena fungsinya yang kompleks atau dengan kata lain memiliki banyak fungsi yakni mencapai 500 fungi sehingga ketiga organ tersebut mengalami gangguan maka otomatis dapat mengurangi dan menurunkan fungsi hati sehingga mengakibatkan timbulnya berbagai keluhan penyakit.

Beberapa fungsi dari organ hati diantaranya sebagai berikut, yakni : menetralisir dan mengeluarkan racun dalam tubuh, mencerna protein dan lemak, memproduksi cairan empedu guna menghancurkan lemak yang membantu pencernaan, mengontrol penggumpalan darah dan masih banyak lagi.

Salah satu gangguan hati yang bisa menurukan fungsinya bahkan dalam kasus yang lebih parah bisa menyebakan hati tidak berfungsi sama sekali adalah hepatitis b dan kanker hati.

Kanker hati adalah kondisi dimana adanya pertumbuhan dan perkembang sel yang tak terkendali pada hati. Berdasarkan lokas pertumbuhan dan penyebarannya kanker hati terbagi kedalam 2 klasifikasi yakni kanker hati primer dan kanker hati sekunder.

Kanker hati primer adalah kanker yang berawal di organ hati dan termasuk jenis kanker yang berpotensi fatal. Kanker hati sekunder bermula dari bagian tubuh lain kemudian menyebar dan tumbuh di organ hati.

Dari kedua jenis tersebut, kanker hati primer adalah jenis kanker yang paling sering ditemukan kasusnya kanker ini bisa merupakan komplikasi penyakit hepatitis dan sirosis hati.

Hingga saat ini penyebab pasti akan munculnya kanker hati, belum diketahui secara pasti namun ada faktor yang bisa memicu dan meningkatkan resiko kanker hati yakni terjadinya kerusakan jaringan sel-sel hati akibat penyakit hepatitis B atau hepatiti C yang berkembang menjadi penyakit sirosis hati.

Selain itu kebiasaan buruk mengkonsumsi alkohol secara berlebihan dan terus menerus juga bisa menyebabkan kanker hati, tidak hanya itu kelebihan berat badan juga bisa menjadi faktor pemicu timbulnya kanker hati karena berkaitan erat dengan penyakit perlemakan hati non alkoholik (Non Alcoholic Fatty Liver Disease = NAFLD).

Mengingat kanker hati adalah penyakit mematikan dan perlu mendapatkan penanganan yang intensif maka sangat penting bagi kita untuk mengenal gejala kanker hati stadium awal, dimana pada stadium ini penyakit kanker hati belum terlalu parah sehingga pengobatan yang dilakukan bisa lebih efektif.

Berikut ini adalah beberapa gejala kanker hati stadium awal yang umumnya terjadi dan perlu kita waspadai, yakni :

– Merasakan Kelelahan

Tanda atau gejala kanker hati stadim awal adalah merasa kelelahan padahal tidak melakukan aktivitas berat yang disertai rasa sesak dan nyeri pada bagian ulu hati sehingga enggan melakukan aktivitas.

Badan juga akan terasa mudah capek dari biasanya sambil sesekali pandangan berkunang-kunang, pada kondisi tersebut kanker mulai tumbuh.

-Berat Badan Turun Drastis

Orang yang terkena kanker hati dan gangguan hati lainnya juga biasanya mengalami penurunan berat badan yang signifikan. Hal tersebut muncul karena terganggunya sistem metabolisme tubuh yang menyebabkan nafsu makan berkurang.

Berkurangnya nafsu makan kerena asam lambung naik sebagai akibat dari hati mulai mengalami kerusakan. Tidak hanya nafsu makan yang berkurang penderita juga biasanya mengalami mual muntah.

-Penyakit Kuning

Gejala kanker hati dan penyakit hati lainnya yang khusus adalah penderita mengalami perubahan pada bola maya, kuku dan kulit menjadi kekuning-kuningan atau yang dalam istilah awam disebut dengan penyakit kuning.

Hal tersebut muncul akibat dari menurunnya fungsi hati dalam menetralisir racun sehingga racun yang seharusnya dibuang akan terakumulasi dan bersarang didalam tubuh.

-Perubahan Warna Faeses Dan Urine

Selain menyebabkan perubahan pada bola mata, kuku dan kulit, gangguan fungsi hati juga bisa menyebabkan terjadinya perubahan kotoran dan air seni sehingga tidak biasanya.

Kondisi tersebut muncul karena penyerapan nutrisi pada proses metabolisme kurang optimal, sehingga zat tersebut tidak terserap sempurna.

-Bengkak Kaki dan Tangan

Orang yang terserang penyakit kanker hati juga bisa mengalami pembengkakan pada kaki dan tangan tanpa sebab yang jelas, kondisi tersebut berlangsung dalam waktu yang cukup lama.

-Nyeri Perut

Orang yang terkena penyakit kanker hati juga bisa mengalami nyeri perut yang tak biasa, kondisi tersebut menunjukan bahwa sel kanker semakin menyebar. Nyeri perut yang terjadi juga bisa disertai rasa penuh pada perut dan mengurangi rasa lapar.

Itulah beberapa kondisi yang patut diwaspadai sebagai gejala kanker hati, sehingga apabila saat ini anda atau orang terdekat anda mengalami beberapa gejala tersebut anda sebaiknya segera memeriksakan diri kepada dokter.

Namun gejala tersebut tidak mesti menunjukan gejala kanker hati, mengingat ada beberapa kondisi medis lain yang memiliki gejala yang hampir sama salah satunya adalah penyakit liver kronis.

Demikianlah informasi singkat tentang gejala kanker hati stadium awal ini, mudah-mudahan bermanfaat dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda, terima kasih banyak sudah menyimak artikel sederhana kami dan jangan lupa bagikan jika anda rasa artikel ini bermanfaat.

Baca Juga :

Cara Mengobati Kanker Hati Secara Tradisional

Ciri Ciri Kanker Prostat Pada Pria

Untuk semua pria dengan berbagai usia mulai dari yang tua hingga muda sangat penting mengetahui ciri ciri kanker prostat sehingga dampak buruk akibat penyakit kanker prostat bisa dihindari mengingat kanker prostat yang belum menyebar bisa lebih mudah diatasi dan diobati.

Ciri Ciri Kanker Prostat Pada Pria

Ciri Ciri Kanker Prostat Pada Pria Stadium Awal

1 dari 7 pria indonesia berpotensi terkena kanker prostat yakni pertumbuhan dan perkembang sel yang tak terkendali didalam kelenjar prostat yakni kelenjar kecil dari sistem reproduksi pria yang terletak di sekitar panggul tepatnya di bawah kandung kemih di depan rektum mengelilingi utera yakni saluaran pembawa air seni dari kandung kemih ke Mr.P pada pria.

Fungsi dari kelenjar prostat pada pria adalah sebagai penghasil cairan yang dapat menyuburkan dan melidungi sperma yang akan dikeluarkan pada saat pria mengalami ejakulasi.

Secara umum kanker prostat berkembang secara perlahan sehingga jarang menimbulkan gejala dan jarang disadari oleh pria yang menderitanya, namun pada sebagian kasus yang jarang terjadi kanker prostat juga bersifar agresif sehingga menyebar dengan cepat.

Namun walaupaun demikian ada beberapa kondisi yang patut dicurigai sebagai ciri ciri kanker prostat jika saat ini anda atau orang terdekat anda mengalaminya, beberapa gejala tersebut adalah berupa :

  1. Sering buang air kecil, terutama di malam hari
  2. Desakan kuat untuk buang air kecil
  3. Sulit berkemih yakni sulit memulai atau menghentikan aliran urin
  4. Aliran urin yang lemah atau berkurang
  5. Aliran urin yang putus-putus
  6. Perasaan bahwa kandung kemih belum sepenuhnya kosong
  7. Rasa terbakar atau nyeri saat buang air kecil
  8. Darah di urin (hematuria) atau air mani
  9. Rasa sakit saat ejakulasi
  10. Sulit ereksi atau menahan ereksi
  11. Darah pada sperma
  12. Sulit BAB

Sulit berkeming pada penderita kanker prostat adalah berupa ingin berkemih tapi tidak ada yang keluar, perasaan masih ingin berkemih atau urine yang keluar sedikit-sedikit.Hal tersebut muncul sebagai akibat dari membesarnya kelenjar prostat akibat pertumbuhan tumor.

Nyeri saat berkemih pada penderita kanker prostat akibat dari masa tumor atau kanker menekan saluran kemih. Namun nyeri saat berkemih juga bisa terjadi karena infeksi kelenjar prostat.

Sementara itu kesulitan ereksi atau menahan ereksi pada penderita kanker prostat sebagai akibat dari terhambatnya aliran darah menuju ke Mr.P atau karena membersarnya kelenjar prostat.

Selain menyebabkan kesulitan ereksi atau mempertahan ereksi, kelenjar prostat yang membesar juga bisa mengakibatkan sulirnya BAB itulah sebabnya mengapa sulit BAB bisa juga menjadi pertanda atau ciri ciri kanker prostat.

Sementara itu jika penyakit kanker prostat sudah masuk kedalam stadium lanjut dan sudah menyebar kebagian tubuh lainnya maka gejala atau ciri ciri kanker prostat pada pria bisa berbeda, dimana gejala yang muncul adalah sebagai berikut :

  • nyeri tulang (terutama di punggug, pinggang, paha, atau leher)
  • penurunan berat badan
  • kelelahan
  • jumlah sel darah merah rendah (anemia)
  • kelemahan atau mati rasa di tungkai atau telapak kaki
  • kehilangan kendali buang air kecil atau besar

Segera temui dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat jika saat ini anda atau orang terdekat anda mengalami beberapa gejala diatas utamanya jika pria yang mengalaminya sudah masuk usia diatas 50 tahun.

Namun semua gejala tersebut tidak selalu menunjukan ciri ciri kanker prostat, melainkan ada beberapa kondisi medis tertentu yang bisa menimbulkan gejala tersebut.

Untuk itu sangat penting atau wajib hukum bagi pria yang mengalami gejala diatas untuk melakukan pemeriksaan kepada dokter pada saat mengalaminya.

Selain mewaspadai ciri ciri kanker prostat diatas, setiap pria utamanya yang telah berusia diatas 50 tahun untuk melakukan cek atau pemeriksaan secara berkala. Jika dicurigai kanker, tim dokter akan mengonfirmasi apakah ada tumor atau tidak, dan termasuk jenis apa kanker tersebut.

Berikut ini adalah serangkaian tes dan pemeriksaan medis yang biasa dilakukan oleh dokter untuk mendiaknosa penyakit kanker prostat, yakni :

  • Riwayat medis dan pemeriksaan fisik: dokter akan memeriksa tanda-tanda kanker prostat dan mengajukan pertanyaan tentang riwayat keluarga.
  • Pemeriksaan rektum digital (DRE): dokter memasukkan jarinya ke dalam rektum untuk meraba kelenjar prostat melalui dinding rektum.
  • Tes antigen spesifik-prostat (PSA): dilakukan untuk mengukur kadar PSA—protein yang dihasilkan prostat.
  • Ultrasound transrektum (TRUS): menggunakan probe ultrasound yang dimasukkan ke dalam rektum untuk membuat citra prostat.
  • Biopsi: digunakan untuk mendiagnosis kanker prostat. Biopsi prostat bisa dilakukan jika kelainan ditemukan dalam DRE atau ultrasound transrektum. Metode ini juga bisa dilakukan jika kadar PSA terlalu tinggi untuk usia pria tersebut atau telah meningkat dari waktu ke waktu atau meningkat dengan cepat.
  • Hitung darah lengkap (CBC): mengukur jumlah dan kualitas sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.
  • Tes kimia darah: mengukur bahan kimia tertentu dalam darah. Tes ini menunjukkan seberapa baik fungsi organ tertentu dan juga bisa digunakan untuk mendeteksi kelainan.
  • Scan tulang: menggunakan bahan radioaktif pencari-tulang (radiofarmaka) dan komputer untuk menghasilkan gambar tulang untuk memeriksa apakah kanker prostat telah menyebar ke tulang.

Demikianlah informasi tentang ciri ciri kanker prostat pada pria yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda, terima kasih banyak sudah berkunjung dan menyimak artikel sederhana kami ini dan salam sehat.

sumber materi :
https://hellosehat.com/